Belajar Menjadi Manajer Keluarga Handal

Memasuki minggu ke-6, “Belajar Menjadi Manajer Keluarga Handal” menjadi topik yang hangat minggu ini. Semakin banyak membaca dan menyelami materi dan perbincangan di minggu ini, semakin banyak pula ilmu dan informasi baru yang saya jumpai. Alhamdulillah..

“Rutinitas”

Inilah yang menjadi pembahasan penting kali ini. Baik untuk para ibu yang bekerja di ranah domestik (Ibu rumah tangga) maupun ranah publik (Ibu bekerja), sama-sama memiliki rutinitasnya masing-masing. Aktivitas inilah yang dilakukan secara berkesinambungan setiap hari.  Dan kali ini, kami diberikan mandat untuk menuliskan rutinitas masing-masing.

Eits, tapi bukan sembarangan menulis aktivitas ya. Kami diajak untuk membuka mata, hati dan pikiran untuk menyadari masing-masing, apa saja 3 aktivitas paling penting dan 3 aktivitas paling tidak penting yang kami lakukan sehari-hari.

The Important Ones

Ibadah. Melayani suami dan anak. Olahraga.

Cuku besar ya cakupannya. Tapi memang inilah 3 hal utama dari keseharian saya yang mencakup ke 3 elemen tersebut. Beribadah yang merupakan kewajiban personal dan tanggung jawab saya kepada Sang Maha Pencipta. Melayani suami dan anak dalam berbagai macam hal. Serta olahraga yang juga menjadi salah satu aktivitas rutin yang wajib untuk saya lakukan. Ketiga rutinitas ini  WAJIB saya masukkan ketika saya membuat “Jadwal Waktu Harian” di bawah ini. Sehingga, proses pembuatan “kandang waktu”-pun akan lebih mudah

The Unimportance

Nonton yang gak penting. Buka akun sosial media yang gak jelas. Nongkrong kelamaan.

Nonton memang menjadi pelarian yang sangat mudah untuk melepas kebosanan saya. Mulai dari film, serial TV dari Amerika hingga Drama Korea yang lagi hits dan kekinian itu. Sama halnya dengan mengakses informasi-informasi akun sosial media yang tidak kredibel. Terkadang, follow IG para artis membuat saya tergoda. Alhamdulillah, Encik Suami selalu mengingatkan saya untuk kedua hal ini (walaupun kadang masih bandel aja sih. hehehehe…). Bersosialisasi dengan teman tentu menjadi hal penting menurut saya tetapi ketika hal ini dilakukan secara berlebihan maka wajar jika aktivitas ini masuk ke dalam ranah aktivitas tidak penting.

Ketika saya berdiskusi dengan Encik Suami mengenai hal-hal tidak penting yang saya lakukan ini, ternyata diskusi kami membuahkan hasil yang manis. Kenapa lalu hal yang tidak penting ini di ubah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Sehingga pada akhirnya, semua rutinitas yang saya lakukan ini menjadi aktivitas yang penting. Yey!

Tontonan yang gak penting itu bisa diubah menjadi tontonan yang lebih bermanfaat. Salah satunya lebih banyak menonton video-video kajian atau parenting dari Youtube. Lalu, unfollow akun sosial media yang tidak jelas dan diganti dengan akun-akun Islam, parenting maupun pendidikan. Nongkrong bareng teman? Nongkrongnya tetep sih tetapi substansialnya yang kemudian bisa ditambah. Belajar masak atau baking misalnya? Atau mungkin membuat Charity Event? We’ll see.. 🙂

Langkah selanjutnya adalah untuk mengumpulkan semua rutinitas tersebut menjadi sebuah “Jadwal Waktu Harian” untuk saya patuhi sehari-hari.

Jadwal Waktu Harian

Subuh – 08.00: Ibadah pagi, menyiapkan semua keperluan sekolah si Kicik (Jadwal Rutin)

08.00 – 09.00: Olahraga pagi bersama Encik Suami (Jadwal Rutin)

09.00 – 09.30: Membereskan rumah (Jadwal Rutin)

09.30 – 11.00: Mengerjakan pekerjaan freelance atau membaca buku atau mendengarkan kajian (Jadwal Dinamis)

11.00 – 11.25: Memasak makan siang si Kicik (Jadwal Rutin)

11.25 – 11.40: Menjemput si Kicik pulang sekolah (Jadwal Rutin)

11.40 – 13.30: Makan siang dengan si Kicik dan menidurkan, Ibadah  (Jadwal Rutin)

13.30 – 17.00: Mengerjakan pekerjaan freelance atau membaca buku atau mendengarkan kajian (Jadwal Dinamis)

17.00 -18.30: Ibadah, mengajak si Kicik main atau membaca buku (Jadwal Rutin)

18.30 – 19.00: Masak makan malam (Jadwal Rutin)

19.00 – 20.00: Ibadah dan makan malam bersama (Jadwal Rutin)

20.00 – 21.00: Free Time. Banyak hal yang bisa dilakukan ketika waktu ini. Biasanya saya dan Encik Suami akan mengajak si Kicik main (Jadwal Rutin)

21.00 – 21.30: Ibadah, persiapan untuk menidurkan si Kicik (Jadwal Rutin)

21.30 – 22.30: Quality time bersama Encik Suami (Jadwal Rutin)

Ini tentunya adalah jadwal rutin saya sehari-hari untuk hari Senin hingga Jumat. Khusus untuk hari Rabu pagi, saya mengikuti kelas mengaji di Masjid. Sedangkan untuk jadwal weekend, saya lebih memilih untuk menghabiskan quality time bersama dengan keluarga. Bentuknya beragam, mulai dari olahraga bersama, lunch/dinner di luar, mengikuti pengajian di Al-Khaadem setiap hari Minggu pagi, jalan-jalan ke tempat-tempat baru dan seru atau sekedar kruntelan aja di rumah.

Harapan saya tentunya adalah agar jadwal ini bisa menjadi panduan saya untuk lebih fokus dalam menjalani peran saya. Insya Allah..

Love,

Bubunya Aqeela

 

Sumber:

Matehi NHW #6 Belajar Menjadi Manajer Keluarga Handal, Institut Ibu Profesional

Dian Mariesta

Author: Dian Mariesta

You can call me Dian, a housewife living in the middle of hustle bustle of Kuala Lumpur but still cannot forget my own “kampong”, Indonesia. Living for more than 10 years in Malaysia still make me a pempek-lover, bakso addict, gado-gado enthusiasts, and bakmi devotee. Photography and writing are one of the things that keep me sane throughout my day as a devoted housewife.

Related Post

Please care to leave nice comment :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.