Biaya Hidup di Malaysia – Pertanyaan Yang Sering Muncul

Biaya Hidup di Malaysia

Dulu kayaknya udah pernah nulis dengan judul seperti di atas di blog sendiri. Tapi berhubung blognya udah mati dan kayaknya belum ada lagi di sini, yoklah kita dokumentasikan kembali. Selama tinggal di Malaysia banyak pertanyaan dari orang-orang tentang bagaimana Malaysia. Apalagi kalo ada yang berniat hijrah, entah itu untuk melanjutkan studi ataupun bekerja. Yang paling utama adalah pertanyaan “Bagaimana biaya hidup di Malaysia?”. Dan banyak pertanyaan lainnya yang mungkin nanti kita tulis di artikel lain ya. Sebenarnya tentang biaya hidup di Malaysia banyak didapati di Internet dengan mencari melalui google, apalagi dengan bahasa Inggris. Keyword “Living cost in Malaysia” sepertinya lebih banyak daripada yang berbahasa Indonesia. Jadi di artikel ini saya coba berbagi dari sudut pandang orang Indonesia dengan bahasa Indonesia dan berdasarkan pengalaman pribadi. Mudah-mudahan bisa dijadikan tolak ukur, karena biaya hidup sangat tergantung dengan gaya hidup masing-masing. Jom kita mulai.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Apa saja yang perlu di perhintungkan untuk biaya hidup di Malaysia?

Akomodasi/Tempat Tinggal. Ya kalau ga ada atap susah kan. Makan tak kenyang, tidur tak lena, mandi tak basah. Menyewa tempat tinggal adalah solusi tunggal, kecuali anda super duper kaya yang mampu membeli properti di Malaysia. Sebagai referensi: Minimum Property Purchase Prices for Foreing Buyers. Pilihan menyewa tempat tinggal bervariasi seperti landed house (ini juga ada beberapa tipe), apartement, condo atau bahkan ada juga yang menyediakan sewa kamar saja. Harga sewa untuk tempat tinggal ini bervariasi bergantung dari banyak hal. Biasanya lokasi dan fasilitas yang bagus, harga sewa juga semakin mahal.

Transportasi. Pilihan hanya ada dua, kenderaaan pribadi atau transportasi umum. Kembali lagi ke kebutuhan masing-masing. Kalau kenderaan pribadi ada hitung-hitungan tambahan tiap bulan untuk bahan bakar dan perawatan. Untuk transportasi umum di Malaysia terumatanya di Klang Valley sudah sangat bagus menurut saya.

Grocery & Food. Grocery ini mencakupi keperluan harian seperti, sabun mandi, sampo, pasta gigi, dll. Buat makan kalau mau hemat ya belanja dan masak sendiri. Tapi buat yang malas masak atau memang tidak bisa masak, makan di luar setiap hari satu-satunya pilihan.

Utility & Telco/Internet. Ini juga termasuk yang wajib. Apalah rumah tanpa listrik dan air. Apalagi Internet dan komunikasi, ya ga? Dan untuk yang rajin masak, tabung gas juga masuk dalam perhitungan.

Perincian secara umum

Yok kita rincikan secara umum ya. Semoga bisa jadi acuan untuk kamu-kamu yang mau mempertimbangkan datang dan tinggal ke Malaysia.

Akomodasi/Tempat Tinggal

Seperti yang saya bilang di atas, rentang harga sangat bervariasi berdasarkan banyak faktor. Tapi saya punya kiat-kiat tersendiri bagaimana mnegetahui anggaran untuk sewa tempat tinggal ini. Detilnya nanti kita buat artikel tersendiri ya. Secara ringkasnya, saya (baca: kami dengan Puan istri) selalu memulai dari lokasi/area mana yang masuk pertimbangan saya. Selalunya seperti ini:

  • Harus dekat dengan tempat anak sekolah (karena punya anak).
  • Harus dekat dengan tempat kerja.
  • atau kalau jauh dari tempat kerja, yang tersedia transportasi mudah dan murah
  • Dekat dengan kemudahan lainnya (Supermarket, convinience store, klinik, dll)

Gunakan bantuan google maps, mungkin dapat 2-3 lokasi yang sesuai. Dari pengalaman, saya hanya fokus pada satu lokasi/area saja. Kemudian untuk survey harga saya mengandalkan website/applikasi propertyguru. Dari situ saya bisa dapat kisaran harga untuk lokasi tertentu, luas unit, dan lain lain. Untuk contoh saja bisa rujuk ke table di bawah untuk beberapa lokasi/area ideal di Klang Valley:

Bisa terlihat walaupun di Klang Valley, variasi harga itu berbeda-beda. Saya tidak memasukkan perumahaan atau condo mewah ke dalam pencarian saya. Kalau saya masukkan rentang harganya bisa sangat jauh berbeda. Oh ya, dari tabel di atas, bisa dibuat lebih detil lagi kalau sudah dapat lokasi yang paling sesuai untuk lebih fokus perumahaan atau condo apa yang ada di lokasi/area tersebut. Drill down lagi untuk kisaran harga nya sampai hati menetapkan untuk fokus mencari di perumahaan atau condo tertentu.

Semoga ini bisa memberikan gambaran untuk biaya tempat tinggal. Kalau kira-kira ada yang perlu ditambahkan, bisa dishare melalui kolom komentar di bawah ya.

Transportasi

Untuk transportasi, ini relatif mudah untuk mengetahui biayanya baik transportasi umum atau transportasi pribadi. Contohnya, kalau sudah tahu di lokasi mana tempat tinggal yang akan diambil, bisa di lihat opsi transportasi apa yang akan digunakan. Kalau transportasi pribadi perhitungan umumnya adalah Bahan Bakar + Toll + Parkir. Sementara untuk transportasi umum hanya perlu melihat rute nya saja. Berhubung transportasi umum di Malaysia hampir semua di bawah pengelolaan perusahaan Prasarana, untuk pricing bisa langung dilihat melalui travel journey nya mereka. Silahkan rujuk ke website berikut. Secara ringkas bisa saya anggarkan seperti di bawah ini.

Transportasi Umum:

Kendaraan Pribadi:

Grocery & Food

Sekedar berbagi, untuk keluarga kecil kami (2 dewasa, 1 anak), RM300 – RM400 dianggarkan untuk belanja bulanan grocery. Itu semua sudah termasuk keperluan badan, rumah dan dapur. Lalu tiap minggu dianggarkan RM150 – RM200 untuk belanja isi kulkas. Ini keperluan makan seperti sayur, ikan, ayam, daging, dan lain lain. Untuk gambaran, tabel di bawah adalah item umum yang bisa dijadikan patokan harga.

*untuk harga grocery saya merujuk ke Tesco Online Groceries sementara untuk restoran bisa dirujuk ke Zomato.

Kalau kira-kira ada yang perlu ditambahkan, bisa dishare melalui kolom komentar di bawah ya.

Utility & Telco/Internet

Pemakaian air sangat murah. Rentang RM0 – RM50. Ya 0, alias gratis. Kalau di Selangor ada subsidi dari pemerintah kalau tidak salah RM20. Yang mahal kalau kategori tempat tinggalnya termasuk area komersial (biasanya kalau apartment atau kondo yang di bawahnya ada pertokoan). Listrik juga sama, pemakaian normal dengan AC tiap malam hidup, kurang lebih RM80 – RM200. Tergantung komersialnya atau tidak tadi. Jadi poin ini bisa juga jadi pertimbangan waktu memilih tempat tinggal.

Sementara untuk pemakian kartu pra-bayar dengan RM30 perbulan sudah sangat mencukupi saya rasa. Rata-rata semua provider besar (Digi, Celcom, Maxis, UMobile) punya kisaran harga RM25 – RM35 untuk paket all in (data, voice dan sms). Saya sendiri pakai Digi Kaki Social Internal & Call PlansDengan RM30 dapat 3GB data + 300 mins voice.

Untuk Internet Broadband rumahan bisa dirujuk ke website perbandingan seperti imoney atau ringgitplus. Di bawah ini saya comot dari websitenya imoney.

sumber: https://www.imoney.my/broadband

Kesimpulan

Tulisan ini hanya untuk memberikan gambaran tentang cost of living di Malaysia, khususnya di area Kuala Lumpur dan sekitarnya atau dikenal dengan nama Klang Valley. Tidaklah semua yang disebutkan di atas bisa merepresentasikan biaya hidup secara umum untuk orang banyak. Karena kebutuhan masing-masing orang berbeda dan juga gaya hidup yang berbeda. Kalau kira-kira ada informasi yang kurang akurat atau ada pertanyaan mohon disampaikan melalui kolom komentar. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat. 🙂

Author: Doli Abu Daanya

Suami yang baik dari admin diandandunia.net. Yayah yang “setrong” dari Daanya. Pegawai IT di sebuah perusahaan asing di Malaysia. Masih warganegara Indonesia. Dan terus mencari ridho Allah.

3 Comment

  1. Bacanya sambil coret2 nih mba 😀 mostly, kurleb aja sama Indonesia harga2nya, tapi lebih murah sikit lah di sana,hihi, thanks y mba sudah berbagi

    1. Doli Abu Daanya says: Reply

      Terima Kasih sudah mampir.

  2. prananingrum says: Reply

    iya setuju…biaya hidup itu tergantung gaya hidup kita ya

Please care to leave nice comment :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.