Cara dan Proses Daftar Haji di Kota Medan

Daftar Haji

Assalamualaikum.. Liburan Lebaran di Medan kali ini terasa lebih spesial. Tahun ini kami diberikan kesempatan untuk bisa mendaftar Haji. Alhamdulillah.. Oleh karena itu, saya ingin berbagi cerita tentang Cara dan Proses Daftar Haji di Kota Medan. Kenapa hal ini penting? Karena jujur kami sendiri merasa kebingungan selama proses pendaftaran Haji ini. Yok, kita mulai.


Please Watch Our Youtube Channel


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Latar Belakang

Sebelumnya, tulisan ini tidak mempunyai maksud apapun selain untuk berbagi informasi kepada orang banyak. Mudah-mudahan dengan adanya tulisan ini, saya bisa membantu dan mempermudah orang lain yang juga sedang mencari tahu tentang cara dan proses daftar haji. Semoga Allah lindungi hati ini dari virus Riya.

Beberapa tahun kebelakang, kami sebagai keluarga mungil mulai memahami pentingnya Agama dalam kehidupan. Oleh karena itu, kita sebagai umat Muslim seharusnya juga memahami objektif hidup kita. Apa itu? Agama. Salah satu hal wajib sebagai seorang Muslim dan bagian dari Rukun Islam adalah mengerjakan ibadah Haji bagi yang mampu.

Sebab itu pula, 4 tahun yang lalu kami menetapkan diri untuk memprioritaskan ibadah Haji. Ikhtiar awal yang kami lakukan adalah dengan membuka rekening Haji di Bank Syariah Mandiri. Berhubung kami tinggal di Malaysia, kesempatan itu datang sewaktu kami liburan Lebaran 4 tahun lalu di Jakarta. Walaupun kami ber-KTP Medan, pihak Bank Syariah Mandiri membolehkan kami membuka Tabungan Mabrur di Jakarta. Ini pula nantinya yang menjadi salah satu kebingungan sewaktu kami mau melakukan pendaftaran.

Fast forward ke tahun 2019 dan menikmati momen Lebaran di Medan, Alhamdulillah kami diberikan kemudahan dan rezeki untuk bisa mendaftar Haji di tahun ini. Sejujurnya, kami sama sekali tidak menyangka bisa mendaftar Haji secepat ini. Namun Allah berkehendak lain. Ketika Allah memberikan jalannya, semuanya terasa sangat mudah. Kami diizinkan untuk bisa mendaftar Haji di bulan Juni 2019.

Saga Persiapan Pendaftaran Haji

Semuanya terjadi secara tiba-tiba. Kami sama sekali tidak memiliki persiapan untuk proses pendaftaran ini. Segala macam dokumen penting kami tinggal di Malaysia. Mulai dari Akte Kelahiran, Kartu Keluarga, Buku Nikah sampai Buku Tabungan Mabrur.

Mencari informasi melalui Internet pun dilakukan untuk mengetahui cara, proses serta dokumen apa saja yang diperlukan untuk daftar haji. Banyak artikel bertebaran yang bisa dijadikan rujukan. Salah satu artikel yang kami ambil panduan adalah dari liputan6.com.

Seperti yang tertulis di artikel tersebut, beberapa dokumen yang diperlukan, Alhamdulillah, tersimpan dalam bentuk scan di Google Drive. Kami pun bergegas mencetak semua dokumen tersebut beserta pasfoto sesuai ketentuan. Namun, buku tabunganlah yang kemudian menjadi masalah karena tertinggal di Malaysia. Mau tidak mau, kami membuat pernyataan kehilangan buku tabungan agar pihak Bank Syariah Mandiri di Medan bisa mengeluarkan buku tabungan yang baru. Kelengkapan surat kesehatan pun menjadi momok, karena menurut daftar tersebut kita harus memiliki surat kesehatan.

Alhasil, setelah dokumen lengkap beserta surat validasi dari pihak bank selesai, kami pun bergegas ke kantor Kementerian Agama di Jalan Sei Batu Gingging Medan. Prosesnya cukup sederhana dan mudah. Yang mengejutkan, tidak semua dokumen yang kami kumpulkan tadi diperlukan. Buku tabungan dan surat kesehatan tidak diperlukan pada proses ini. Dokumen ini nanti diperlukan ketika tahun keberangkatan sudah diinformasikan.

Jadi, supaya Anda semua tidak mengulangi kesalahan yang serupa, di bawah ini saya jabarkan proses dan persyaratan yang benar-benar diperlukan.

Proses dan Persayaratan Daftar Haji

Persepsi saya ketika harus pulang ke Indonesia dan berhadapan dengan birokrasi, bagaikan mimpi buruk. Seperti pengurusan E-KTP, perpanjang SIM, pembuatan Akte Lahir anak, pengurusan Kartu Keluarga, dll. Namun kali ini, saya memberikan apresiasi untuk pihak Kementerian Agama dalam hal penanganan pendaftaran Haji ini. Prosesnya mudah, cepat dan sangat menyenangkan.

Infografis Proses Daftar Haji
Infografis Proses Daftar Haji

Prosesnya sebagai berikut:

  1. Buka Tabungan Haji di bank mana saja yang terdaftar menerima dan mengelola dana haji.
  2. Per-2019, perlu disetorkan ke Kementerian Agama sebesar Rp 25 juta untuk pendaftaran dan  mendapatkan nomor porsi haji. Jadi, dana minimal di tabungan Anda adalah 25 juta 100 ribu Rupiah.
  3. Jika dana sudah tersedia, siapkan dokumen yang diperlukan. Pihak bank akan membantu melakukan validasi kelengkapannya.
  4. Pergi ke bank untuk melakukan pemindahan dana ke Kementerian Agama. Pihak bank akan mengeluarkan surat validasi (bukti setoran) rangkap 4 yang perlu kita bawa ke kantor Kementerian Agama.
  5. Pergi ke kantor Kementerian Agama urusan Haji dan Umroh yang terdekat sesuai dengan KTP Anda. Isi 1 formulir dan serahkan semua dokumen beserta pasfoto. Dalam waktu kurang dari 30 menit semua proses ini selesai dan nomor porsi haji pun keluar.
  6. Kementerian Agama akan mengeluarkan surat bukti pendaftaran beserta nomor porsi haji untuk kita simpan.
  7. Surat validasi (bukti setoran) dikembalikan sebanyak 2 rangkap. 1 untuk kita simpan dan 1 untuk kita kembalikan ke pihak bank.
  8. Selesai.

Dokumen dan persyaratan untuk pihak bank mengeluarkan surat validasi:

  1. KTP
  2. Dana tersimpan minimal Rp 25.100.000
  3. Dana tambahan untuk pembelian Materai
Surat Validasi Setoran Awal BPIH
Surat Validasi Setoran Awal BPIH

Dokumen dan persyaratan untuk pihak Kementerian Agama:

  1. Fotokopi E-KTP (5 Lembar)
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (2 Lembar)
  3. Fotokopi Buku Nikah atau Akta Lahir atau Ijazah (2 Lembar)
  4. Pasfoto 3×4 (17 Lembar) dan 4×6 (3 Lembar). Latar belakang putih dengan komposisi wajah 80%
  5. Surat Validasi dari pihak Bank 4 rangkap
  6. Surat Pernyataan Bank bermaterai asli (1 Lembar)
  7. Surat Kuasa Bank bermaterai asli (1 Lembar)
  8. Slip setoran awal bank sebesar 25 juta asli (1 Lembar)
Kantor Kemenag Sei Batu Ginging Medan
Kantor Kemenag Sei Batu Ginging Medan

Kesimpulan

Semoga tulisan ini bermanfaat. Hasil akhir dari cara dan proses daftar haji ini adalah mendapatkan nomor porsi Haji. Dan untuk embarkasi Medan, diperkirakan keberangkatan pada tahun 2035. Ya, 16 tahun. Tidak tahu harus sedih atau senang, tapi Qadarullah seperti itu. Kami hanya patut bersyukur atas rezeki dan kesempatan yang ada. Semoga ikhtiar ini dimudahkan dan ikhtiar kawan-kawan pembaca juga dimudahkan. Berikut perkiraan keberangkatan:

Perkiraan Keberangkatan

FAQ

  • Bagaimana contoh pasfoto yang diterima?
    Seperti contoh surat validasi pada gambar di atas. 80% komposisi wajah dan latar belakang putih terang. Hindari menggunakan baju berwarna putih.
  • Apakah tabungan bisa dibuka di kota selain alamat KTP. Ada masalah sewaktu pendaftaran?
    Insya Allah bisa dan tidak ada masalah. Seperti pengalaman saya di atas.
  • Dimana bisa cek perkiraan keberangkatan?
    Jika nomor porsi sudah didapatkan, bisa dicek secara berkala melalui aplikasi android Haji Pintar atau langsung di website portal Haji Kemenag.
  • Berapa dana yang diperlukan untuk keberangkatan Haji 2019?
    Melalui Keppres No 8 Tahun 2019, embarkasi Medan dikenakan biaya sebesar Rp 31.730.375. Untuk embarkasi lainnya bisa dirujuk ke tautan berikut.
  • Berapa quota keberangkatan untuk embarkasi Medan?
    Melalui Keputusan Menteri Agama No 29 Tahun 2019, embarkasi Medan mendapatkan jatah 8292 kursi. Dan menurut staff yang kami tanyakan di Kantor Kemenag Medan, khusus Kota Medan diberi jatah 2500 dan sisanya untuk seluruh Kota/Kabupaten di Sumatera Utara. Untuk embarkasi lainnya bisa dirujuk ke tautan berikut.
  • Apakah anak bisa juga daftar?
    Terjadi perubahan melalui Keputusan Menteri Agama No 29 Tahun 2015. Syarat umur untuk mendaftar adalah umur 12 tahun. Bisa dirujuk ke tautan berikut. Tapi tidak ada salahnya membuka tabungan Haji untuk anak anda terlebih dahulu. Begitu usia anak mencapat 12 tahun, Anda bisa langsung mendaftar untuk menghindari antrian yang cukup lama.
  • Kalau antrian sampai 16 tahun, bagaimana dengan orang yang sudah tua atau sepuh?
    Orang tua yang berumur diatas 65 tahun akan lebih diprioritaskan.

Sekian dan terima kasih. Jangan lewatkan tulisan kami yang informatif lainnya ya. Seperti berikut ini.

1 Comment

  1. […] kalian yang ingin mencari tahu tentang pengalaman kami mendaftar haji? Bisa klik link berikut ini […]

Please care to leave nice comment :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.