Ketika Indonesia Meninggalkan Dirinya Sendiri

 

Inilah cerminan ketika Indonesia meninggalkan dirinya sendiri.

Entah karena malu atau karena tidak mau dipermalukan dan diolok-olok.
Kalau sudah begini, mulailah mencari Kambing Hitam.
Entah itu si kambing berlaser atau kambing berparaskan manusia.
Ketika menang, mereka di puja-puja.
Tetapi ketika kalah, mereka di tinggalkan.
Apa itu cerminan Indonesia ku sekarang ya?
Sedih :'(
Bukan karena kita kalah kemarin. Tetapi lebih sedih ketika sebagian (read: banyak) orang meninggalkan tim garuda yang pada saat itu justru perlu dukungan. Kalau saya menjadi mereka, betapa hancurnya saya. Ketika diatas, kami dipuja-puja tetapi justru ketika kami dibawah, kami dicampakkan dengan mudahnya. Miris…

Related Post

Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0Share on Google+0Share on Facebook0

Please care to leave nice comment :)