Perpanjang Paspor di KBRI Kuala Lumpur Malaysia

Sudah 10 tahun lebih berada di Malaysia dan kami sudah sempat 3 kali perpanjang Paspor dikarenakan masa berlaku sudah habis atau halaman sudah tidak cukup. Dari pengalaman itu, perpanjang paspor di KBRI KL selalu saja menjadi momok yang menakutkan karena harus seharian penuh berada di sana dengan mengantri yang cukup melelahkan.Tapi tidak kali ini. Minggu lalu saya bersama Puan Istri dan Daanya melakukan perpanjang Paspor lagi. Singkat cerita, proses perpanjang Paspor kami kalau ditotal hanya mengambil waktu 1 jam 5 menit saja. Ya, mantap kali memang. Juara KBRI KL. Memang itu tidak sehari jadi, kita harus dua kali datang untuk proses aplikasi dan pengambilan ketika Paspor sudah ready.

Hari pertama. Kami datang di hari Rabu. Berdasarkan pengalaman teman-teman yang lain, hari Rabu relatif sepi. Antrian tidak seramai seperti hari Senin. Dan itu terbukti. Kami datang sekitar jam 9 pagi, di gerbang diperiksa oleh seorang Bapak dan ditanya tujuan ke KBRI KL. Dari situ kami menuju ke ruangan dokumen verifikasi dan langsung diberi nomer antrian. Di karenakan kami membawa Daanya, kami di beri antrian untuk kategori B (Lansia/Balita). Alhamdulillah, antrian kategori ini lebih sedikit dibandingkan kategori A (umum). Walaupun begitu, saya bertanya kepada seorang Mbak yang juga sedang menunggu giliran. Dia mengantri jam 6 pagi dan mendapatkan nomer 16 kategori A. Sementara mbak yang mengantri di belakang kami, datang jam 9 dan dapet nomer 30an. So, memang hari Rabu kayaknya paling pas.

perpanjangan paspor
Nomer antrian kategori B

Kami hanya menunggu 1 jam sampai nomer kami dipanggil. Prosesnya cepat sekaligus bertiga. Di kaunter ini, kami langsung verifikasi dokumen (lagi), ambil foto dan sidik jari serta langsung melakukan pembayaran. Kemudian diberikan bukti pembayaran dan jadwal pengembalian. Jadwal kami untuk pengambilan Paspor selanjutnya adalah di hari Senin, jam 11 pagi – 1 siang. Rencana untuk menyantap kuliner Indonesia di kantin KBRI pun gagal karena jam 10 kami sudah beres. Haha.

perpanjangan paspor
Suasana ruang tunggu

Hari kedua. Kami berangkat dari rumah sekitar jam 10.30 pagi dan sampai di KBRI sekitar jam 11 pagi. Kami memperkirakan proses pengambilan bakalan lama sekitar 1 jam juga. Begitu sampai, bukti pembayaran sebelumnya di-scan (barcode) untuk mendapatkan nomer antrian. Suprisingly, cuma 5 antrian. Dalam waktu kurang lebih 5 menit, Paspor baru pun sudah ditangan!!! Good Job KBRI KL. Dan kami pun langsung menuju kantin untuk menyantap Soto Betawi dan Rawon. Tidak lupa juga bungkus untuk makan malam. Karena sudah terlanjur ambil cuti, sekalianlah kami jalan-jalan ke Mall baru, MyTown.

perpanjangan paspor
Rawon di kantin KBRI

Kesimpulannya, saya berharap proses seperti ini bisa dipertahankan oleh KBRI KL. Saya lebih suka dengan model 2 kali datang seperti ini. Lebih efisien dibandingkan dulu yang harus seharian penuh lecek-lecekan menunggu di KBRI KL. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Dokumen yang diperlukan untuk perpanjangan paspor:

  • Fotokopi paspor halaman depan.
  • Fotokopi halaman visa/permit.
  • Surat pengantar dari perusahaan tempat bekerja yang menyatakan masih bekerja di perusahaan tersebut.
  • Fotokopi IC merah bagi Permanent Residence.
  • Surat keterangan lahir atau Akte Kelahiran untuk anak.
  • Kalau karena Paspor hilang – surat keterangan dari Polisi Malaysia.
perpanjangan paspor
Daftar biaya

Biaya: RM109 untuk Paspor 48 halaman. Sudah termasuk biaya biometrik.


UPDATE TERBARU. Per Oktober 2017, KBRI KL menyediakan pelayanan online untuk pengambilan nomer antrian jadi tidak perlu lagi bersusah-payah datang Subuh untuk sekedar mengambil nomor. Informasi lengkapnya rujuk ke link berikut:

Online Service KBRI KL

Saran untuk KBRI KL. Keamanan form nya diperketat lagi. Rawan Spam 🙂

Author: Doli Abu Daanya

Suami yang baik dari admin diandandunia.net. Yayah yang “setrong” dari Daanya. Pegawai IT di sebuah perusahaan asing di Malaysia. Masih warganegara Indonesia. Dan terus mencari ridho Allah.

Related Post

16 Comment

  1. suasananya seperti di Indonesia

  2. Salam Mbak Dian Mariesta yang sudah baik hati berbagi pengalaman memperpanjang paspor di KBRI KL, memang sangat berguna dan membantu kami semua 😀 Saya sudah di KL 17 tahun karena Ibu memang orang Malaysia (Almarhum Ayah saya orang Indonesia), saya sudah 2 kali memperpanjang paspor di KBRI KL, dua-duanya pengalaman yang horror hahaha…..nongkrong disana sebelum matahari terbit dan pas keluar/selesai, matahari siap siap terbenam….terakhir memperpanjang paspor, 4 tahun yang lalu, jadi tahun ini harus ke KBRI lagi….takuuuuuuuuttttt……tapi seperti yang Mbak Dian informasikan/update di blog ini, sekarang sudah seperti gaya kedutaan Amerika ya Mbak, mendaftar/mengambil nomor secara online. Dan sepertinya sudah nggak terlalu horror lagi ya Mbak – setelah membaca pengalaman Mbak Dian dan keluarga memperpanjang paspor tahun 2017 😀 Saya memang nerves banget Mbak mikirin harus memperpanjang paspor di KBRI KL lol hehehe….sekali lagi terima kasih banyak Mbak Dian sudah sangat baik hati berbagi pengalaman dan memberikan informasi yang sangat berguna dan membantu kami semua, orang Indonesia di Malaysia. Saya sangat menghargainya. Salam Mbak Dian 😀

    1. Salam kenal Mbak Lara,

      Mungkin boleh di refer ke website KBRI lagi. Ambil nomor antrian sekarang online, jadi tidak perlu lagi datang terlalu awal ke KBRI. Semoga bermanfaat.

  3. Halo mo tanya, apakah passport yg di dapat dr kedutaan di KL adalah passport biometric?

    1. Doli Abu Daanya says: Reply

      Saya kurang tau bedanya apa mbak dan letak biometric nya di mana. Keliatannya sama aja dengan paspor yang lama. Tapi mungkin saya yang kurang ngerti.

    2. Selamat Petang Tuan Doli Harahap, terima kasih atas reply-nya. Tuan Doli, saya baru saja print out daftar antrian perpanjang passpor online, tapi passfotonya hanya ter-print leher kebawah atau kerah kemeja saya saja yang muncul. Wajah saya nggak ke-print out. Scan QR code-nya sih sangat jelas/nggak ada masalah. Saya mau coba print out lagi, halaman-nya udah nggak ada. Apakah kira kira hal ini tidak jadi masalah, Tuan? Apa saya harus daftar ulang online lagi? Terima kasih banyak Tuan Doli 🙂

  4. Mbak / Mas, tanya dong…
    Setelah kunjungan pertama itu… apakah passport lama kita diambil oleh Kedutaan aka kita pulang ke rumah tanpa membawa passport lama?
    Saya tinggal di luar KL jadi harus pulang lagi via KLIA. Kalau nggak bawa passport sama sekali atau surat keterangan… biasanya ditanyain di airport.
    Bagaimana ya Mbak / Mas?

    1. Doli Abu Daanya says: Reply

      Paspor lama harus di kembalikan ke kita. Penting sebagai dokumen pendukung kalo kita mau ngurus-ngurus sesuatu di Malaysia. Contoh, sim card, bank, dll.

  5. Hi. Saya mau tanya. Kalau mau perpanjang passport, istri saya org Malaysia. Saya harus bawa istri gak ya? Apa datang sendiri boleh?

    1. Doli Abu Daanya says: Reply

      Halo. Harusnya datang sendiri mas. Yang penting mas punya izin tinggal di Malaysia yang valid. Kalau bekerja harus bawa dokumen dari tempat bekerja. Kalo pake spouse visa, saya kurang paham dokumen apa yang diperlukan. Mungkin bisa datang aja dulu ke KBRI.

  6. Hi kalo perpanjang passpor
    Pspor lama dikembalikan n kena potong tak ya??

    1. Doli Abu Daanya says: Reply

      Iyes. Paspor harus dikembalikan ke kita dan bakal di potong.

  7. asalamualaikum saya nak tanya dua minggu lagi saya akan pergi ke KBRI untuk per panjang passport, boleh x saya bawa passport asli dan photo saja??

    1. Doli Abu Daanya says: Reply

      Harus bawa dokumen pendukung lainnya. Karena yang boleh memperpanjang paspor di kbri adalah orang yang tinggal di Malaysia. Kalau orang sudah mendapatkan IC Merah Malaysia, atau permanent residence, ini saya kurang tau harus bawa apa. Mungkin bisa hubungi facebook kbri.

  8. Mas, klau pasport saya habis 29 Des 2019,permitnya mati 30 des 2019, saya harus renew permit dulu atau renew pasport dulu, tolong penjelasan mas.

    1. Doli Abu Daanya says: Reply

      Perpanjang paspor dulu mbak. harusnya di bulan Juli 2019 sudah bisa renew passport.

Please care to leave nice comment :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.