Umroh bersama Anak? Nikmat Banget!

Akhirnya bertelur juga #UmrohSeries versi kami. Sebuah pengalaman yang patut dituangkan dalam bentuk tulisan. Agar kemudian bisa menjadi pengingat bagi kami bahwa nikmat Iman dan Islam ini sungguh sangat dahsyat. Kisah ini kemudian bisa kami baca berulang-ulang agar selalu teringat betapa rindunya hati ini untuk kembali lagi kesana. Dan untuk seri pertama ini, aku ingin bercerita terlebih dulu mengenai Umroh bersama anak.

Pertanyaan pertama yang muncul dari beberapa teman ketika mendengar kami melaksanakan ibadah Umroh adalah:

“Gimana Aqeela selama disana?”
“Rewel gak? Ribet gak?”
“Yang musti dibawa apa aja ya?”

Semoga tulisanku kali ini bisa memberikan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan serupa ya.

Surprisingly, sepanjang perjalanan ini si Kicik sangat kooperatif. Berbagai hal yang kami kira akan menyulitkan ketika disana, ternyata tidak kami temui. Bahkan kami betul-betul bisa merasakan nikmatnya Umroh bersama anak. Alhamdulillah…

Jadi, apa saja yang perlu diperhatikan ketika Umroh bersama anak?

Ikhlas

Penting…

Penting banget…

Aku belajar banyak untuk bisa ikhlas selama perjalanan ini. Ikhlas bahwa semua yang terjadi itu memang sudah diatur. Jangan terlalu memaksakan semua seperti yang kita mau. Yakin bahwa dengan keikhlasan itu, kita justru bisa mendapat lebih.

Ikhlas bahwa kita mendampingi anak untuk menjalani serangkaian ibadah di Tanah Suci. Bahwa betul akan ada masa-masa dimana kita akan merasa “terhalangi” karena harus mendampingi si kecil. Tapi, bukankah mendampinginya juga merupakan bentuk ibadah? Ikhlas mendampingi si kecil dan yakinlah akan ada kemudahan di sana.

Dan itu yang aku rasakan sepanjang di Haramain. Ketika hati merasa pasrah dengan segala kerumitan dan hiruk pikuknya, justru semuanya dimudahkan. SANGAT DIMUDAHKAN. Tak henti-henti bibir ini mengucap syukur selama di sana. Sulit memang untuk bisa belajar ikhlas dan tidak maruk. Tapi bukankah yang sulit itu justru bisa memberikan nikmat yang lebih besar?

Tentukan Jadwal Keberangkatan – Musim dingin atau musim panas?

Si Kicik termasuk anak yang suka sekali dengan cuaca dingin. Kondisi yang panas dan terik sering kali membuatnya marah-marah gak jelas dan rewel gak ketulungan. Alhamdulillah kami diberi kesempatan untuk menjalani Umroh di musim dingin, yaitu pada bulan November. Sepanjang di Haramain, si Kicik sangat menikmati setiap momen yang ada. Berjalan kaki jauhpun, ia sangat happy menjalaninya. Tanpa beban dan selalu excited melihat sekelilingnya. Bahkan sibuk bermain dengan ratusan burung yang ada di jalanan Mekah.

Cuaca memainkan peran yang sangat penting menurutku. Ketika cuaca di sana membuat anak menjadi rewel, bukan tidak mungkin kitapun akan menghadapi berbagai rintangan ketika melakukan ibadah. Sibuk menenangkan si anak atau sibuk membujuknya untuk bisa ke masjid.

Agar ibadahnya bisa lebih tenang dan khusyuk, pilih tanggal keberangkatan sesuai dengan cuaca yang membuat si kecil nyaman selama di sana ya.

Bekali Anak

Siapa bilang anak kecil belum bisa memahami apapun tentang agamanya? Justru, ini adalah saat yang tepat bagi kita untuk bisa mengenalkan Islam secara langsung. Langsung dari tempat wahyu itu turun ke bumi. Langsung dari tanah kelahiran Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.

Jangan lupa untuk membekali anak dengan pengetahuan tentang Umroh. Sebulan sebelum keberangkatan, aku sudah mengenalkan tata cara Umroh kepada si Kicik, termasuk bacaan-bacaan yang harus dilafadzkan ketika di sana. Seminggu sebelum keberangkatan, kami mengadakan manasik kecil-kecilan. Mengajarkannya untuk melakukan Tawaf dan Sa’i sesuai dengan syariat.

Tidak hanya mengajarkan ritualnya saja, tetapi juga mengajarkan apa makna dibalik setiap ibadah yang kita lakukan. Dan ini penting untuk dipahami anak. Buat sesi pembelajaran ini secara fun agar si kecil jadi lebih semangat.

Nikmati

Nikmatilah semua yang terjadi disana. Jangan terlalu memaksakan diri untuk harus melakukan semuanya sesempurna mungkin. Ingat bahwa kita membawa si kecil yang juga harus dipikirkan kemampuan fisik mereka. Tentunya, kita tidak mau kan memaksakan segala sesuatunya hingga si kecil sampai drop.

Ingin tahu apa saja perlengkapan si Kicik yang kami persiapkan selama berada di sana? Tunggu kelanjutannya ya.

Ada tips lain yang ingin teman-teman share mengenai Umroh bersama anak? Yuk cerita di kolom komentar. Semoga apa yang kita tulis disini bisa memberikan manfaat untuk yang membaca.

Untuk kalian yang ingin mencari tahu tentang pengalaman kami mendaftar haji? Bisa klik link berikut ini ya.

Love,

Bubunnya Aqeela

Please care to leave nice comment :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.