Yayah Belajar Nulis #2: Kegiatan Sabtu Pagi (Self-Service Laundry)

Haloo. Dipaksa nulis lagi, soalnya Puan Istri sibuk sama freelancing-nya sampe blog ini ga di-update sama sekali. Karena bingung mau nulis apa, jadi saya coba tulis field-report kegiatan saya pagi ini. Rencana habis sarapan, pancake yummy buatan Puan Istri, saya mau cuci seprei dan handuk. Ya bukan nyuci dirumah, tapi berhubung banyak jumlahnya, ga mungkin dicuci di rumah dan jemuran juga ga bakalan muat. Opsinya cuma dibawa ke laundry, tapi ini self-service laundry atau  coin-laundry. Nyuci sendiri gitu. Di daerah deket rumah ada beberapa tempat, kali ini saya pilih dekat tempat cuci mobil langganan. Sambil nunggu mobil siap dicuci, seprei dan handuk pun bisa sekalian dicuci. Efisien dan praktis.

Suasana Tempat Laundry

 

Daftar Harga
Mesin Tukar Koin

Berikut di atas suasana di tempat laundry tersebut. Terdapat sejumlah mesin cuci dengan jenis bervariasi mengikut kapasitas. Beda kapasitas tentu beda harga. Juga terdapat sederet mesin pengering. Untuk contoh harga silahkan rujuk ke foto di atas.

Disediakan juga mesin penukar koin, karena mesin cuci dan pengering tersebut hanya menerima koin 50 sen. Di tempat lain ada yang memakai koin khusus yang sudah disediakan. Bisa dilihat tidak ada orang yang menjaga, Alhamdulillah di sini boleh dibilang relatif aman.

Jadi bisa dibilang fasilitas begini cukup memudahkan. Tapi mungkin kalau dibandingkan dengan di Indonesia, kayaknya yang di Indonesia lebih enak ya. Karena dicuciin, dilipatin, disetrikain. Tinggal beres. Hehehe.

Cukup sekian dulu, jumpa lagi di tulisan ga penting seterusnya.
Yayah Belajar Nulis,

Yayah Aqeela

Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0Share on Google+0Share on Facebook0

Please care to leave nice comment :)