Daftar Perlengkapan Umroh Anak

Daftar Perlengkapan Umroh Anak

Bisa menikmati perjalanan Umroh bersama keluarga adalah salah satu dari sekian banyak impian kami sekeluarga. Alhamdulillah di akhir tahun 2018, kami berkesempatan untuk bisa berkunjung ke Haramain. Dua kota suci bagi umat Islam yang selalu dirindukan untuk didatangi. Mengunjungi kedua kota ini dengan membawa si kecil tentunya menjadi sebuah tantangan tersendiri. Tapi, jangan takut. Untuk kalian yang kebingungan kira-kira apa saja perlengkapan umroh anak yang perlu dibawa, saya berikan informasinya di bawah ini ya.

Daftar Perlengkapan Umroh Anak

Mainan dan buku

Kedua hal ini penting agar si kecil tidak merasa bosan selama di masjid. Aktivitas yang kita lakukan selama di Haramain tentunya tidak akan jauh dari hotel-masjid-hotel-masjid. Bahkan mungkin saja kita lebih lama berdiam di masjid berbandingkan di hotel. Bekali di kecil dengan mainan atau buku yang ia sukai selama menemani kita di Masjid.

Popok

Kenapa ini penting? Terutama untuk anak-anak yang sudah di toilet trainning, popok ini justru sangat penting. Ketika melakukan ibadah Tawaf, kita dituntut untuk harus dalam keadaan suci. Jika wudhu kita batal, maka harus mengulang Tawaf dari awal. Nah, agar tidak terganggu dengan si kecil yang mungkin akan minta ke kamar kecil di tengah-tengah Tawaf, pakaian popok terlebih dahulu agar sesi Tawaf bisa berjalan lancar.

Stroller

Awalnya kami berpendapat bahwa stroller ini penting-gak penting. Hingga akhirnya memutuskan untuk tidak membawa stroller. Dan jujur saja kami sangaaaat menyesal. Karena jarak antara hotel dengan Masjidil Haram terbilang cukup jauh untuk anak-anak jalani. Namun jika memang memutuskan untuk membawa stroller, kalian harus siap meninggalkan stroller di depan pintu masuk Masjidil Haram karena stroller dilarang masuk. Pas di depan pintu masjid, terdapat parkiran khusus untuk stroller. Bismillah ya, insya Allah stroller-nya aman ditinggal di sana.

Gendongan

Walaupun kalian membawa anak-anak yang sudah bisa berjalan, gendongan ini sebenarnya sangat membantu sekali ketika Tawaf. Banyaknya manusia yang ingin Tawaf di Ka’bah cukup menyulitkan anak-anak jika mereka harus jalan sendiri. Bisa-bisa mereka terhimpit diantara para orang dewasa. Memang sih, ada pilihan untuk melakukan Tawaf di bagian atas masjid. Namun, bukankah kita ingin juga mengajak si kecil untuk bisa mendekat ke Ka’Bah? Saya melihat beberapa orang tua cukup kesulitan ketika harus menggendong si kecil di tengah-tengah lautan manusia.  Setidaknya, gendongan akan mempermudah proses Tawaf kita agar lebih khusyuk.

Tas kain untuk sepatu/sandal

Sederhana namun yang satu ini penting banget untuk selalu kita bawa. Ketika kita masuk ke bagian dalam Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi, ada rak sepatu yang disediakan. Namun dengan ribuan orang yang datang, kita akan kesulitan untuk mencari sepatu/sandal kita ketika keluar. Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan membawa tas kain pribadi untuk menyimpan sepatu dan sandal kita sendiri.

Jangan lupa untuk selalu menjaga stamina anak (dan kamu!) selama berada di Haramain ya. Stamina kita memang akan cukup terkuras selama perjalanan ini. Jangan skip makan dan selalu sediakan cemilan untuk si kecil. Satu lagi, puaskan dahaganya dengan selalu meminum air zam-zam yang tersedia gratis di setiap sudut masjid. Siapkan botol minum khusus ya! Agar kamu bisa membawa kemana-mana air zam-zam tersebut.

Semoga tulisan saya ini bisa memberikan sedikit gambaran.

Semoga proses Umroh kalian dimudahkan.

Semoga kita bisa terus kembali mengunjungi kedua kota suci ini.

Aamiin..

Love,

Bubunnya Aqeela

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.