Ebook Anak Keren dari Gramedia Digital dan Epic

Si Kicik memang dikenal sangat lekat dengan buku, bahkan sejak dia belum bisa membaca. Kecintaannya pada buku ini memang cukup melekat. Kalau sudah membaca, yang lain pasti dicuekin. Dan toko buku merupakan salah satu tempat favorit untuk ia kunjungi.

Semenjak pandemi Covid ini berlangsung, Aqeela berkali-kali meminta untuk meng-update buku-bukunya alias ingin jalan-jalan ke toko buku. Begitu lockdown sudah diperlonggar, salah satu tempat yang kami kunjungi pertama kali adalah toko buku langganannya. Toko buku ini dikenal memiliki banyak sekali pilihan buku anak dengan harga miring.


Please Watch Our Youtube Channel


Tanpa ba bi bu, si Kicik langsung panik melihat buku-buku disana. Kalap banget deh pokoknya. Tapi seperti biasa, jajan buku tetap harus ada batasannya ya. Kala itu, si Kicik hanya kami perbolehkan untuk mengambil 5 buku saja. Dengan harapan agar bisa dibacanya selama 1 bulan ini. Namun, apa yang terjadi?

Keesokan harinya, bukunya sudah habis dilahap. Waaaah! Makin cepet aja bacanya, padahal buku-buku yang dibeli sudah termasuk kategori buku reader yang cukup tebal. Bubun pusing dan mulai putar otak. Gimana caranya bisa tetap memenuhi kebutuhan membaca Aqeela tanpa harus merogoh kocek yang dalam bangeeeett!

Ke perpustakaan? Awalnya berfikir begitu, tapi kayaknya sekarang ini sulit deh. Hingga akhirnya coba ngintip ke beberapa platform e-book yang bisa memenuhi kebutuhannya. Akhirnya, kami menemukan 2 aplikasi ebook anak yang bisa digunakan. Namun, kedua aplikasi ini mewajibkan kita untuk membayar. Tapi jika dibandingkan dengan membeli buku di toko buku, masih lebih untung loh. Hidup mamak hemat!

2 Aplikasi Ebook Anak yang Bisa Kamu Coba

Gramedia Digital

Rasanya sudah pasti banyak yang mengenal aplikasi yang satu ini ya. Banyak buku yang bisa kita jumpai di sini, tak terkecuali ebook anak. Biaya berlangganannya hanya sebesar Rp 45.000. Kalau di convert ke Ringgit sekitar RM13-14. Jika dibandingkan dengan sekali jajan ke toko buku yang bisa menghabiskan RM 50 – 100, Bubun masih untung besar nih!

Tampilan aplikasinya juga sangat clean sehingga enak untuk dilihat. Membaca dalam waktu lama juga cukup nyaman. Aplikasinya juga mudah dioperasikan, termasuk untuk anak-anak. Yang menariknya, mereka juga punya fitur Parental Control yang memudahkan orang tua untuk memberikan restriksi kepada anak-anak agar tidak membuka buku yang bukan umurnya.

Tampilan Gramedia Digital

Namun sayang, buku yang disediakan oleh Gramedia Digital ini berbahasa Indonesia. Hanya ada beberapa buku saja yang berbahasa Inggris. Sehingga, si Kicik agak kesulitan membaca buku berbahasa Indonesia. Walaupun ada juga beberapa buku bi-lingual yang ia nikmati.

So, worth it kah?

Jujur, untuk Si Kicik sih jadinya gak worth it ya. Soalnya buku yang dia suka di sini hanya hitungan jari saja, terkendala dengan bahasa sebenarnya. Padahal kalau dilihat-lihat, kualitas buku-buku anak Indonesia semakin beragam loh. Seneng deh lihatnya!

Aqeela’s review:

I don’t really understand bahasa Indonesia. Buku-bukunya bagus sikit.

Epic!

One of the best!

Aplikasi yang satu ini wajib banget dimiliki para orang tua untuk menumbuhkan kecintaan membaca anak. Seriously! Aplikasi Epic! memang sekeren itu. Lebih dari 40.000 buku berbagai genre tersedia di Epic! Picture books, chapter books, early readers, bedtime stories, educational books, graphic novels, you name it. Palugada gitu loh. Bahkan ada juga beberapa konten tambahan lainnya seperti video dan quiz untuk si kecil.

Yang menariknya, aplikasi ini cocok banget untuk mengajarkan si kecil membaca. Teknik Read Aloud yang aku gunakan sejak Aqeela belum bisa membaca, teraplikasikan di app ini. Fitur read-to-me sangat membantu banget perkembangan membaca anak-anak. Cobain deh! Aqeela aja ampe sekarang masih suka banget pake fitur read-to-me di Epic! Sekalian Bubun bisa ikutan baca bareng sama anak ya. Sembari belajar pronunciation supaya lidah Bubun gak kaku-kaku amat.

Read-To-Me

Sama seperti Gremadia Digital (GD), Epic! juga memilki fitur Parental Control. Berbeda dengan GD, Epic! memiliki fitur yang lebih lengkap kap kap. Orang tua memiliki Parent Dashboard yang hanya bisa kita akses dengan password. Disini kita bisa melihat detail judul buku, berapa halaman yang dibaca, hingga kita tahu apakah anak menyelesaikan bukunya atau tidak.

Parent Dashboard

Satu fitur lagi yang seru banget untuk dicoba yaitu Assignments. Pada fitur ini, orang tua bisa membuat kategori spesifik untuk si kecil. Kita bisa menentukan tema apa yang harus dipelajari anak, lalu cari buku yang sesuai dengan kategori tersebut. Di bawah ini adalah contoh halaman Assignments yang dibuat Yayah untuk Aqeela. Kebetulan Aqeela sedang suka-sukanya dengan komputer dan science. Jadi Yayah membuat kategori khusus untuk ini.

Assignments

Yang namanya buatan manusia, pasti adaaaaa aja kurangnya. Epic! juga memiliki beberapa kekurangan yang teman-teman perlu tahu juga. Pertama dari segi harga. Berbeda dengan Gramedia Digital yang murah meriah, Epic! menawarkan USD 7.99 atau setara dengan RM 33.9 per bulannya. Jika harus membayar sekitar RM30an per bulan dan dibandingkan dengan jajan buku ke toko, Bubun masih untung juga loh. Dan jangan takut, ada free trial untuk 1 bulan pertama. Jadi teman-teman bisa coba dulu aplikasinya dan kemudian memutuskan akan lanjut atau tidak. Kalau kami sih, lanjuuutt!!

Satu lagi concern utama dari penggunaan applikasi ini adalah adanya konten yang tidak sesuai dengan values keluarga kami. A bit tricky di bagian ini karena bagaimanapun juga Epic! merupakan perusahaan luar negeri yang lebih “bebas” dari segi kontennya. Salah satu buku yang kemarin terlihat adalah buku dengan tema LGBTQ. Terkejut pastinya! Tapi hal ini justru malah jadi ajang diskusi tentang isu tersebut ke Si Kicik.

Terkait hal ini, encik suami juga sudah mengirimkan email langsung ke tim Epic! Tujuannya adalah untuk bisa menambahkan fitur dimana kita mem-block buku-buku dengan kategori tertentu agar tidak muncul di feed Epic! Jadi, kita harus tetap lebih selektif dalam pemilihan buku yang akan dibaca anak. Jangan main kasih aja ya, moms! Pengawasan tetap utama.

Aqeela’s review:

Nice! I also like audio books & read-to-me books. So much fun!

Semoga review kali ini bisa memberikan manfaat kepada teman-teman ya! Tetap semangat menyebarkan kecintaan buku kepada si kecil.

Love,

Bubunnya Aqeela

1 Comment

  1. […] mengeluh sering sakit kepala dan mudah mual. Apalagi ketika dia membaca (baik buku cetak maupun e-book) terlalu lama di mobil. Ditambah lagi, sejak persekolahan di mulai beberapa bulan lalu, guru di […]

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.